Guru yang paling pantas mengajar adalah orang yang mendidik keluarganya dengan baik.
Pemimpin yang paling pantas memimpin adalah orang yang memimpin keluarganya dengan baik.
Karena,
Ada guru yang hanya mengajar di sekolah, tapi teladan yang buruk di rumah.
Dan,
Ada pemimpin yang hanya anggun dan gagah di luar, tapi tidak hadir mengindahkan hati keluarganya, kecuali dalam kekasaran saat dia marah.
Marilah kita memulai keindahan hidup kita dari keluarga.
Keluarga adalah tempat awal tercurahkannya rahmat dan berkah dari Tuhan.
Selasa, 08 November 2011
PAGI YANG ANGGUN
Tuhan kami Yang Maha Agung,
Di pagi yang mulia ini kami memohon agar Engkau beserta semua kebesaran pengampunan-Mu - memaafkan kami yang masih belum seutuhnya benar dalam sikap, pikiran, dan tindakan kami.
Tenagailah kesungguhan kami untuk hidup, belajar, dan bekerja sepenuhnya dalam kebaikan.
Cemerlangkanlah pikiran kami, lembutkanlah pendekatan kami, indahkanlah cara-cara kami, bahagiakan dan sejahterakanlah keluarga kami, dan damaikanlah kami dalam kehidupan yang jujur, penuh kasih, dan bermanfaat bagi sesama.
Aamiin
Di pagi yang mulia ini kami memohon agar Engkau beserta semua kebesaran pengampunan-Mu - memaafkan kami yang masih belum seutuhnya benar dalam sikap, pikiran, dan tindakan kami.
Tenagailah kesungguhan kami untuk hidup, belajar, dan bekerja sepenuhnya dalam kebaikan.
Cemerlangkanlah pikiran kami, lembutkanlah pendekatan kami, indahkanlah cara-cara kami, bahagiakan dan sejahterakanlah keluarga kami, dan damaikanlah kami dalam kehidupan yang jujur, penuh kasih, dan bermanfaat bagi sesama.
Aamiin
AKAL
Berhati-hatilah saat kita merasa bahwa ide seseorang itu tidak masuk akal, terutama jika dia lebih berhasil daripada kita.
Karena,
Setiap ada orang yang mengatakan orang lain tidak masuk akal, PASTI ada SATU dari kedua pihak itu yang tidak masuk akal.
Maka marilah kita menahan kecenderungan untuk cepat mengatakan bahwa orang lain salah, terutama karena kita memang harus belajar dari keberhasilan DAN kesalahan orang lain.
Bahkan,
Sesalah-salahnya pendapat orang lain, selalu mengandung pelajaran bagi kebaikan kita.
Marilah kita memberangus sikap yang menjadikan kita angkuh dan tidak melihat perlunya perbaikan.
Perhatikanlah, ternyata selalu orang yang rendah hati di antara kita-lah yang hidupnya damai, sejahtera, dan terhormat.
Kerendahan hati adalah bakat untuk ditinggikan.
Karena,
Setiap ada orang yang mengatakan orang lain tidak masuk akal, PASTI ada SATU dari kedua pihak itu yang tidak masuk akal.
Maka marilah kita menahan kecenderungan untuk cepat mengatakan bahwa orang lain salah, terutama karena kita memang harus belajar dari keberhasilan DAN kesalahan orang lain.
Bahkan,
Sesalah-salahnya pendapat orang lain, selalu mengandung pelajaran bagi kebaikan kita.
Marilah kita memberangus sikap yang menjadikan kita angkuh dan tidak melihat perlunya perbaikan.
Perhatikanlah, ternyata selalu orang yang rendah hati di antara kita-lah yang hidupnya damai, sejahtera, dan terhormat.
Kerendahan hati adalah bakat untuk ditinggikan.
kehendak TUHAN
Jika Tuhan berkenan
untuk menyejahterakan dan
membahagiakan seseorang,
tidak ada apa dan siapa pun
yang mampu mencegahNya.
Maka marilah kita menjadi pribadi
yang lebih patuh,
agar Tuhan selalu berkenanhendak
untuk menjawab harapan hati kita.
Semoga Anda selalu berada
dalam lindungan kasih sayang Tuhan,
agar Anda belajar dan bekerja
di hari yang penuh kemungkinan ini
dengan hasil yang baik dan besar
tanpa kesulitan dan derita hati.
Aamiin
untuk menyejahterakan dan
membahagiakan seseorang,
tidak ada apa dan siapa pun
yang mampu mencegahNya.
Maka marilah kita menjadi pribadi
yang lebih patuh,
agar Tuhan selalu berkenanhendak
untuk menjawab harapan hati kita.
Semoga Anda selalu berada
dalam lindungan kasih sayang Tuhan,
agar Anda belajar dan bekerja
di hari yang penuh kemungkinan ini
dengan hasil yang baik dan besar
tanpa kesulitan dan derita hati.
Aamiin
kesopanan
Musuh yang menghormati Anda, akan berlaku obyektif dan bahkan akan berbicara tentang Anda dengan pertimbangan yang baik.
Mereka akan sependapat dengan Anda - jika Anda benar, dan mengkritisi Anda jika Anda salah - untuk keuntungan perbaikan Anda.
Tapi,
Sahabat yang tidak sopan, akan merugikan Anda, karena dia akan merusak perasaan orang lain sambil membawa nama Anda.
Itu sebabnya,
Seorang musuh yang penuh hormat, lebih baik daripada seorang sahabat yang tidak sopan.
Mereka akan sependapat dengan Anda - jika Anda benar, dan mengkritisi Anda jika Anda salah - untuk keuntungan perbaikan Anda.
Tapi,
Sahabat yang tidak sopan, akan merugikan Anda, karena dia akan merusak perasaan orang lain sambil membawa nama Anda.
Itu sebabnya,
Seorang musuh yang penuh hormat, lebih baik daripada seorang sahabat yang tidak sopan.
Senin, 07 November 2011
PENJADWALAN PROSES
Tujuan dari multiprogramming adalah untuk memiliki sejumlah proses yang berjalan pada sepanjang waktu, untuk memaksimalkan penggunaan CPU. Tujuan dari pembagian waktu adalah untuk mengganti CPU diantara proses-proses yang begitu sering sehingga pengguna dapat berinteraksi dengan setiap program sambil CPU bekerja. Untuk sistem uniprosesor, tidak akan ada lebih dari satu proses berjalan. Jika ada proses yang lebih dari itu, yang lainnya akan harus menunggu sampai CPU bebas dan dapat dijadualkan kembali.
Terdapat 3 konsep dasar Penjadwalan proses yaitu :
1. Penjadwalan Antrian (Scheduling Queue)
Ketika proses memasuki sistem, mereka diletakkan dalam antrian job. Antrian ini terdiri dari seluruh proses dalam sistem. Proses yang hidup pada memori utama dan siap dan menunggu/ wait untuk mengeksekusi disimpan pada sebuah daftar bernama ready queue. Antrian ini biasanya disimpan sebagai daftar penghubung. Sebuah header ready queue berisikan penunjuk kepada PCB-PCB awal dan akhir. Setiap PCB memiliki pointer field yang menunjukkan proses selanjutnya dalam ready queue. Juga ada antrian lain dalam sistem. Ketika sebuah proses mengalokasikan CPU, proses tersebut berjalan/bekerja sebentar lalu berhenti, di interupsi, atau menunggu suatu kejadian tertentu, seperti penyelesaian suatu permintaan I/O. Pada kasus ini sebuah permintaan I/O, permintaan seperti itu mungkin untuk sebuah tape drive yang telah diperuntukkan, atau alat yang berbagi, seperti disket. Karena ada banyak proses dalam sistem, disket bisa jadi sibuk dengan permintaan I/O untuk proses lainnya. Maka proses tersebut mungkin harus menunggu untuk disket tersebut. Daftar dari proses yang menunggu untuk peralatan I/O tertentu disebut sebuah device queue. Tiap peralatan memiliki device queuenya sendiri
Process Control Block (PCB)
•Setiap proses direpresentasikan pada OS sebagai “Process Control Block”
•PCB hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang dapat bervariasi dari proses satu dengan proses yang lainnya
•PCB berisi informasi dari proses tertentu
2. Penjadwal / Scheduler
Sebuah proses berpindah antara berbagai penjadualan antrian selama umur hidupnya. Sistem operasi harus memilih, untuk keperluan penjadualan, memproses antrian-antrian ini dalam cara tertentu. Pemilihan proses dilaksanakan oleh penjadual yang tepat/ cocok. Dalam sistem batch, sering ada lebih banyak proses yang diserahkan daripada yang dapat dilaksanakan segera. Proses ini dipitakan/ disimpan pada suatu alat penyimpan masal (biasanya disket), dimana proses tersebut disimpan untuk eksekusi dilain waktu. Penjadualan long term, atau penjadual job, memilih proses dari pool ini dan mengisinya kedalam memori eksekusi. Sebuah proses dapat mengeksekusi untuk hanya beberapa milidetik sebelum menunggu permintaan I/O. Seringkali, penjadualan shorterm mengeksekusi paling sedikit sekali setiap 100 milidetik. Karena durasi waktu yang pendek antara eksekusi, penjadualan shorterm haruslah cepat. Jika memerlukan 10 mili detik untuk menentukan suatu proses eksekusi selama 100 mili detik, maka 10/(100 + 10) = 9 persen CPU sedang digunakan (terbuang) hanya untuk pekerjaan penjadualan. Penjadualan longterm pada sisi lain, mengeksekusi jauh lebih sedikit. Mungkin ada beberapa menit antara pembuatan proses baru dalam sistem. Penjadualan longterm mengkontrol derajat multiprogramming (jumlah proses dalam memori). Jika derajat multiprogramming stabil, lalu tingkat rata-rata dari penciptaan proses harus sama dengan tingkat kepergian rata rata dari proses yang meninggalkan sistem. Maka penjadualan longterm mungkin diperlukan untuk dipanggil hanya ketika suatu proses meninggalkan sistem.
Karena interval yang lebih panjang antara eksekusi, penjadualan longterm dapat memakai waktu yang lebih lama untuk menentukan proses mana yang harus dipilih untuk dieksekusi. Adalah penting bagi penjadualan longterm membuat seleksi yang hati-hati. Secara umum, kebanyakan proses dapat dijelaskan sebagai I/O bound atau CPU bound. Sebuah proses I/O bound adalah salah satu yang membuang waktunya untuk mengerjakan I/O dari pada melakukan perhitungan. Suatu proses CPU-bound, pada sisi lain, adalah salah satu yang jarang menghasilkan permintaan I/O, menggunakan lebih banyak waktunya melakukan banyak komputasi daripada yang digunakan oleh proses I/O bound. Penting untuk penjadualan longterm memilih campuran proses yang baik antara proses I/O bound dan CPU bound. Jika seluruh proses adalah I/O bound, ready queue akan hampir selalu kosong, dan penjadualan short term akan memiliki sedikit tugas. Jika seluruh proses adalah CPU bound, I/O waiting queue akan hamper selalu kosong, peralatan akan tidak terpakai, dan sistem akan menjadi tidak imbang. Sistem dengan kinerja yang terbaik akan memiliki kombinasi proses CPU bound dan I/O bound.
3. Alih Konteks / Switch Context
Mengganti CPU ke proses lain memerlukan penyimpanan suatu keadaan proses lama (state of old process) dan kemudian beralih ke proses yang baru. Tugas tersebut diketahui sebagai alih konteks (context switch). Alih konteks sebuah proses digambarkan dalam PCB suatu proses; termasuk nilai dari CPU register, status proses (lihat Gambar 7). dan informasi managemen memori. Ketika alih konteks terjadi, kernel menyimpan konteks dari proses lama kedalam PCB nya dan mengisi konteks yang telah disimpan dari process baru yang telah terjadual untuk berjalan. Pergantian waktu konteks adalah murni overhead, karena sistem melakukan pekerjaan yang tidak perlu. Kecepatannya bervariasi dari mesin ke mesin, bergantung pada kecepatan memori, jumlah register yang harus di copy, dan keberadaan instruksi khusus (seperti instruksi tunggal untuk mengisi atau menyimpan seluruh register). Tingkat kecepatan umumnya berkisar antara 1 sampai 1000 mikro detik
Terdapat 3 konsep dasar Penjadwalan proses yaitu :
1. Penjadwalan Antrian (Scheduling Queue)
Ketika proses memasuki sistem, mereka diletakkan dalam antrian job. Antrian ini terdiri dari seluruh proses dalam sistem. Proses yang hidup pada memori utama dan siap dan menunggu/ wait untuk mengeksekusi disimpan pada sebuah daftar bernama ready queue. Antrian ini biasanya disimpan sebagai daftar penghubung. Sebuah header ready queue berisikan penunjuk kepada PCB-PCB awal dan akhir. Setiap PCB memiliki pointer field yang menunjukkan proses selanjutnya dalam ready queue. Juga ada antrian lain dalam sistem. Ketika sebuah proses mengalokasikan CPU, proses tersebut berjalan/bekerja sebentar lalu berhenti, di interupsi, atau menunggu suatu kejadian tertentu, seperti penyelesaian suatu permintaan I/O. Pada kasus ini sebuah permintaan I/O, permintaan seperti itu mungkin untuk sebuah tape drive yang telah diperuntukkan, atau alat yang berbagi, seperti disket. Karena ada banyak proses dalam sistem, disket bisa jadi sibuk dengan permintaan I/O untuk proses lainnya. Maka proses tersebut mungkin harus menunggu untuk disket tersebut. Daftar dari proses yang menunggu untuk peralatan I/O tertentu disebut sebuah device queue. Tiap peralatan memiliki device queuenya sendiri
Process Control Block (PCB)
•Setiap proses direpresentasikan pada OS sebagai “Process Control Block”
•PCB hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang dapat bervariasi dari proses satu dengan proses yang lainnya
•PCB berisi informasi dari proses tertentu
2. Penjadwal / Scheduler
Sebuah proses berpindah antara berbagai penjadualan antrian selama umur hidupnya. Sistem operasi harus memilih, untuk keperluan penjadualan, memproses antrian-antrian ini dalam cara tertentu. Pemilihan proses dilaksanakan oleh penjadual yang tepat/ cocok. Dalam sistem batch, sering ada lebih banyak proses yang diserahkan daripada yang dapat dilaksanakan segera. Proses ini dipitakan/ disimpan pada suatu alat penyimpan masal (biasanya disket), dimana proses tersebut disimpan untuk eksekusi dilain waktu. Penjadualan long term, atau penjadual job, memilih proses dari pool ini dan mengisinya kedalam memori eksekusi. Sebuah proses dapat mengeksekusi untuk hanya beberapa milidetik sebelum menunggu permintaan I/O. Seringkali, penjadualan shorterm mengeksekusi paling sedikit sekali setiap 100 milidetik. Karena durasi waktu yang pendek antara eksekusi, penjadualan shorterm haruslah cepat. Jika memerlukan 10 mili detik untuk menentukan suatu proses eksekusi selama 100 mili detik, maka 10/(100 + 10) = 9 persen CPU sedang digunakan (terbuang) hanya untuk pekerjaan penjadualan. Penjadualan longterm pada sisi lain, mengeksekusi jauh lebih sedikit. Mungkin ada beberapa menit antara pembuatan proses baru dalam sistem. Penjadualan longterm mengkontrol derajat multiprogramming (jumlah proses dalam memori). Jika derajat multiprogramming stabil, lalu tingkat rata-rata dari penciptaan proses harus sama dengan tingkat kepergian rata rata dari proses yang meninggalkan sistem. Maka penjadualan longterm mungkin diperlukan untuk dipanggil hanya ketika suatu proses meninggalkan sistem.
Karena interval yang lebih panjang antara eksekusi, penjadualan longterm dapat memakai waktu yang lebih lama untuk menentukan proses mana yang harus dipilih untuk dieksekusi. Adalah penting bagi penjadualan longterm membuat seleksi yang hati-hati. Secara umum, kebanyakan proses dapat dijelaskan sebagai I/O bound atau CPU bound. Sebuah proses I/O bound adalah salah satu yang membuang waktunya untuk mengerjakan I/O dari pada melakukan perhitungan. Suatu proses CPU-bound, pada sisi lain, adalah salah satu yang jarang menghasilkan permintaan I/O, menggunakan lebih banyak waktunya melakukan banyak komputasi daripada yang digunakan oleh proses I/O bound. Penting untuk penjadualan longterm memilih campuran proses yang baik antara proses I/O bound dan CPU bound. Jika seluruh proses adalah I/O bound, ready queue akan hampir selalu kosong, dan penjadualan short term akan memiliki sedikit tugas. Jika seluruh proses adalah CPU bound, I/O waiting queue akan hamper selalu kosong, peralatan akan tidak terpakai, dan sistem akan menjadi tidak imbang. Sistem dengan kinerja yang terbaik akan memiliki kombinasi proses CPU bound dan I/O bound.
3. Alih Konteks / Switch Context
Mengganti CPU ke proses lain memerlukan penyimpanan suatu keadaan proses lama (state of old process) dan kemudian beralih ke proses yang baru. Tugas tersebut diketahui sebagai alih konteks (context switch). Alih konteks sebuah proses digambarkan dalam PCB suatu proses; termasuk nilai dari CPU register, status proses (lihat Gambar 7). dan informasi managemen memori. Ketika alih konteks terjadi, kernel menyimpan konteks dari proses lama kedalam PCB nya dan mengisi konteks yang telah disimpan dari process baru yang telah terjadual untuk berjalan. Pergantian waktu konteks adalah murni overhead, karena sistem melakukan pekerjaan yang tidak perlu. Kecepatannya bervariasi dari mesin ke mesin, bergantung pada kecepatan memori, jumlah register yang harus di copy, dan keberadaan instruksi khusus (seperti instruksi tunggal untuk mengisi atau menyimpan seluruh register). Tingkat kecepatan umumnya berkisar antara 1 sampai 1000 mikro detik
Jumat, 04 November 2011
PENIPUAN DAN PENGAMANAN KOMPUTER
PENIPUAN DAN PENGAMANAN KOMPUTER
PENIPUAN adalah Sesuatu atau segala sesuatu yang digunakan oleh seseorang untuk memperoleh keuntungan secara tidak adil terhadap orang lain, seperti kebohongan penyembunyian kebenaran, muslihat dan kelicikan, dan tindakan tersebut sering mencakup pelanggaran kepercayaan.
Pelaku penipuan disebut dengan penjahat berkerah putih (white collar criminals), untuk membedakannya dari penjahat yang melakukan kejahatan dengan kekerasan.
Penipuan internal terbagi menjadi 2 kategori :
1. Penggelapan asset atau penipuan pegawai, dilakukan oleh seseorang atau kelompok orang untuk keuntungan keuangan pribadi
2. Penipuan pelaporan keuangan, tindakan yang sembrono atau disengaja, baik melalui tindakan atau penghilangan, yang menghasilkan laporan keuangan yang menyesatkan secara material.
Penipuan merupakan suatu hal yang sangat tidak terpuji, dan sangat tercela.
PROSES PENIPUAN
3 Karakteristik penipuan, yaitu :
1. Pencurian sesuatu yang berharga
2. Konversi asset yang dicuri ke dalam uang tunai
3. Penyembunyian kejahatan untuk menghindari pendeteksian
SEBAB-SEBAB TERJADINYA PENIPUAN
3 kondisi yang biasanya terjadi sebelum terjadi penipuan, yaitu :
1. Tekanan adalah motivasi seseorang untuk melakukan penipuan. Dapat berupa tekanan keuangan, pekerjaan, dll
2. Peluang adalah kondisi atau situasi yang memungkinkan seseorang untuk melakukan dan menutupi suatu tindakan yang tidak jujur.
3. Rasionalisasi, kebanyakan pelaku penipuan mempunyai alas an atau rasionalisasi yang membuat mereka merasa perilaku yang illegal tersebut sebagai sesuatu yang wajar.
PENIPUAN KOMPUTER
Adalah tindak illegal apapun yang membutuhkan pengetahuan teknologi computer untuk melakukan tindakan awal penipuan, penyelidikan, atau pelaksanaannya. Penipuan computer mencakup hal2 :
1. Pencurian, penggunaan, akses, modifikasi, penyalinan, dan perusakan software atau data secara tidak sah
2. Pencurian uang dengan mengubah catatan computer atau pencurian waktu computer
3. Pencurian atau perusakan hardware computer
4. Penggunaan atau konspirasi untuk menggunakan sumber daya computer dalam tindak pidana
5. Keinginan untuk secara illegal mendapatkan informasi atau property berwujud melalui penggunaan computer
Klasifikasi penipuan computer adalah :
1. Input, dengan cara mengubah input computer
2. Pemroses, penipuan computer dapat dilakukan melalui penggunaan system tanpa diotorisasi, yang meliputi pencurian waktu dan jasa computer
3. Perintah computer, dapat dilakukan dengan cara merusak software yang memproses data perusahaan, contoh modifikasi software.
4. Data, penipuan dapat diawali dengan mengubah atau merusak file data perusahaan atau menyalin, menggunakan, mencari file2 data tersebut tanpa otorisasi
5. Output, penipuan dapat dilakukan dengan cara mencuri atau menyalahgunakan output system.
Cara-cara Mencegah dan Mendeteksi Penipuan Komputer
1. Membuat penipuan lebih jarang terjadi
a. Menggunakan praktik mempekerjakan dan memecat pegawai yang semestinya
b. Mengatur para pegawai yang merasa tidak puas
c. Melatih para pegawai mengenai standar keamanan dan pencegahan terhadap penipuan
d. Mengelola dan menelusuri lisensi software
e. Meminta menandatangani perjanjian kerahasiaan kerja
2. Meningkatkan kesulitan untuk melakukan penipuan
a. Mengembangkan system pengendalian internal yang kuat
b. Memisahkan tugas
c. Meminta pegawai mengambil cuti dan melakukan rotasi pekerjaan
d. Membatasi akses ke perlengkapan computer dan file data
e. Mengenkripsi data dan program
f. Mengamankan saluran telp
g. Mengamankan system dari virus
h. Mengendalikan data yang sensitive
i. Mengendalikan computer laptop
j. Mengawasi informasi hacker
3. Memperbaiki Metode deteksi
a. Sering melakukan audit
b. Mempekerjakan pegawai khusus untuk keamanan computer
c. Membuat saluran khusus untuk pengaduan penipuan
d. Mempekerjakan konsultan computer
e. Mengawasi kegiatan system
f. Mempekerjakan akuntan forensic
g. Menggunakan software pendeteksi penipuan
4. Mengurangi Kerugian akibat penipuan
a. Tetap menggunakan jaminan asuransi yang memadai
b. Menyimpan salinan cadangan program dan file data di dalam lokasi luar kantor yang aman
c. Mengembangkan rencana kontijensi dalam hal kejadian penipuan
d. Menggunakan software untuk mengawasi kegiatan system dan untuk memulihkan diri dari akibat penipuan
5. Menuntut dan memenjarakan pelaku penipuan
PENIPUAN adalah Sesuatu atau segala sesuatu yang digunakan oleh seseorang untuk memperoleh keuntungan secara tidak adil terhadap orang lain, seperti kebohongan penyembunyian kebenaran, muslihat dan kelicikan, dan tindakan tersebut sering mencakup pelanggaran kepercayaan.
Pelaku penipuan disebut dengan penjahat berkerah putih (white collar criminals), untuk membedakannya dari penjahat yang melakukan kejahatan dengan kekerasan.
Penipuan internal terbagi menjadi 2 kategori :
1. Penggelapan asset atau penipuan pegawai, dilakukan oleh seseorang atau kelompok orang untuk keuntungan keuangan pribadi
2. Penipuan pelaporan keuangan, tindakan yang sembrono atau disengaja, baik melalui tindakan atau penghilangan, yang menghasilkan laporan keuangan yang menyesatkan secara material.
Penipuan merupakan suatu hal yang sangat tidak terpuji, dan sangat tercela.
PROSES PENIPUAN
3 Karakteristik penipuan, yaitu :
1. Pencurian sesuatu yang berharga
2. Konversi asset yang dicuri ke dalam uang tunai
3. Penyembunyian kejahatan untuk menghindari pendeteksian
SEBAB-SEBAB TERJADINYA PENIPUAN
3 kondisi yang biasanya terjadi sebelum terjadi penipuan, yaitu :
1. Tekanan adalah motivasi seseorang untuk melakukan penipuan. Dapat berupa tekanan keuangan, pekerjaan, dll
2. Peluang adalah kondisi atau situasi yang memungkinkan seseorang untuk melakukan dan menutupi suatu tindakan yang tidak jujur.
3. Rasionalisasi, kebanyakan pelaku penipuan mempunyai alas an atau rasionalisasi yang membuat mereka merasa perilaku yang illegal tersebut sebagai sesuatu yang wajar.
PENIPUAN KOMPUTER
Adalah tindak illegal apapun yang membutuhkan pengetahuan teknologi computer untuk melakukan tindakan awal penipuan, penyelidikan, atau pelaksanaannya. Penipuan computer mencakup hal2 :
1. Pencurian, penggunaan, akses, modifikasi, penyalinan, dan perusakan software atau data secara tidak sah
2. Pencurian uang dengan mengubah catatan computer atau pencurian waktu computer
3. Pencurian atau perusakan hardware computer
4. Penggunaan atau konspirasi untuk menggunakan sumber daya computer dalam tindak pidana
5. Keinginan untuk secara illegal mendapatkan informasi atau property berwujud melalui penggunaan computer
Klasifikasi penipuan computer adalah :
1. Input, dengan cara mengubah input computer
2. Pemroses, penipuan computer dapat dilakukan melalui penggunaan system tanpa diotorisasi, yang meliputi pencurian waktu dan jasa computer
3. Perintah computer, dapat dilakukan dengan cara merusak software yang memproses data perusahaan, contoh modifikasi software.
4. Data, penipuan dapat diawali dengan mengubah atau merusak file data perusahaan atau menyalin, menggunakan, mencari file2 data tersebut tanpa otorisasi
5. Output, penipuan dapat dilakukan dengan cara mencuri atau menyalahgunakan output system.
Cara-cara Mencegah dan Mendeteksi Penipuan Komputer
1. Membuat penipuan lebih jarang terjadi
a. Menggunakan praktik mempekerjakan dan memecat pegawai yang semestinya
b. Mengatur para pegawai yang merasa tidak puas
c. Melatih para pegawai mengenai standar keamanan dan pencegahan terhadap penipuan
d. Mengelola dan menelusuri lisensi software
e. Meminta menandatangani perjanjian kerahasiaan kerja
2. Meningkatkan kesulitan untuk melakukan penipuan
a. Mengembangkan system pengendalian internal yang kuat
b. Memisahkan tugas
c. Meminta pegawai mengambil cuti dan melakukan rotasi pekerjaan
d. Membatasi akses ke perlengkapan computer dan file data
e. Mengenkripsi data dan program
f. Mengamankan saluran telp
g. Mengamankan system dari virus
h. Mengendalikan data yang sensitive
i. Mengendalikan computer laptop
j. Mengawasi informasi hacker
3. Memperbaiki Metode deteksi
a. Sering melakukan audit
b. Mempekerjakan pegawai khusus untuk keamanan computer
c. Membuat saluran khusus untuk pengaduan penipuan
d. Mempekerjakan konsultan computer
e. Mengawasi kegiatan system
f. Mempekerjakan akuntan forensic
g. Menggunakan software pendeteksi penipuan
4. Mengurangi Kerugian akibat penipuan
a. Tetap menggunakan jaminan asuransi yang memadai
b. Menyimpan salinan cadangan program dan file data di dalam lokasi luar kantor yang aman
c. Mengembangkan rencana kontijensi dalam hal kejadian penipuan
d. Menggunakan software untuk mengawasi kegiatan system dan untuk memulihkan diri dari akibat penipuan
5. Menuntut dan memenjarakan pelaku penipuan
Langganan:
Postingan (Atom)